Belajar dari Elvis Presley Sang Legendaris

 Walau aku tidak tumbuh di jaman dimana lagu ini populer, namun kharisma Elvis Presley begitu memukau menembus batas ruang dan waktu. Elvis Presley sangat sempurna mencitrakan isi setiap hati yang patah. Semua tiba-tiba merasa terwakili ketika tiba-tiba dicekam perasaan hampa karena rasa kehilangan.

   Cinta boleh datang dan pergi, seperti halnya kehidupan di dunia ini. Namun satu yang akan tetap abadi, yaitu kenangan indah.
Mungkin terlambat untuk disesali atau terlampau juga untuk dikatakan, sebuah kenangan segetir apapun pada awalnya adalah kisah yang manis. Jangan pernah menunggu atau  terlambat, itu kunci utamanya.Sekedar mengingatkan, simaklah nasehat bijak berikut ini:

  • Jangan menunggu untuk tersenyum manis penuh keramahan.
  • Jangan menunggu untuk dicintai, juga untuk mencintai.
  • Jangan menunggu menjadi kesepian dulu, untuk mengenali nilai seorang teman.
  • Jangan menunggu pekerjaan terbaik, untuk mulai bekerja.
  • Jangan menunggu untuk memiliki lebih banyak, untuk berbagi hanya sedikit.
  • Jangan menunggu jatuh dan terpuruk, untuk mengingat nasihat.
  • Jangan menunggu untuk sakit, untuk percaya pada sebuah doa.
  • Jangan menunggu untuk punya waktu, untuk dapat melayani.
  • Jangan menunggu untuk rasa sakit orang lain, karena penyesalan dan perpisahan tidak bisa menebusnya.
  • Jangan menunggu …karena Anda tidak tahu berapa lama lagi hidup ini bisa dijalani.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s